Langsung ke konten utama

BANKOM IKUT OPERASI SAR ORANG HANYUT DI DEPAN PABRIK PEPSI UNGARAN

SEMARANG - Anggota SAR BANKOM Semarang dan Bankom Korwil Ungaran ikut Operasi Pencarian korban laka diduga hanyut pengendara motor di depan PT. PEPSI Jatisari Ungaran Hari ke 2 Rabu 17/11/ 2021. 
Kronologi kejadian pada hari Selasa 16/11/2021 pukul 14:40 WIB security PT. Pepsi selaku saksi mengetahui kejadian laka tersebut dan mengecek ke TKP laka untuk menolong namun hanya menemukan kendaraan bermotor Supra 125 dgn Nopol H2813 SL sedangkan korban tidak diketemukan. 
Setelah di cari disekitar TKP,  security melihat sosok hanyut di aliran drainase/got  yang terletak disamping lokasi korban mengalami laka.melihat hal itu pihak security tsb segera melaporkan kejadian ke pihak berwajib.
Berdasarkan keterangan saksi yg tidak mengetahui jumlah pasti penumpang motor tersebut dan setelah korban diketemukan dengan identitas A.n Nurochim 47th diketemukan bukti2 yg mengarah bahwa penumpang lebih dari 1 orang. 
Rencops Rabu 17/11/2021 : 
1. Titik kumpul ops di BPBD Kab Semarang jam 07.00 WIB 
2. Jalur pencarian dibagi 3 titik:
A. Jatisari (titik awal laka) - PAUD Gedanganak.
B. PAUD -  RM Padang dpn PT USG 1 Ungaran  
C. PT USG - Sebantengan 
3. Hasil pencarian hari ini ditemukan dompet laki² warna hitam berisi buku tagihan KSP Mitra Niaga (Salatiga) tanpa identitas serta 1 buah hp.
Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan pada sore hari sekitar jam 17.00 diwisata Gubug Serut UNNES.(laporan) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bankom Bersama PMI Semprot Disinfektan Claster Baru. Di Sampangan , 25 Warga Positif Covid-19

SEMARANG –  Rabu Sore (21/4/2021) Bankom Kota Semarang Bersama dengan PMI Kota Semarang, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Kelurahan Sampangan melakukan koordinasi dengan semua element yang ada di Kelurahan Sampangan, termasuk tim Satgas covid-19 guna Penyemprotan disinfektan meminimalisir penyebaran covid-19 dilingkungan RT.12 RW.1 Kelurahan Sampangan Gajahmungkur Semarang. RT 12 RW.1 Kelurahan Sampangan menjadi Claster baru penyebaran covid-19 setelah ada salah satu orang tua  warga yang meninggal diwilayah Magelang. Tak kurang 25 warga RT.12 RW.1 positif Covid-19, saat ini ke 25 warga tersebut ada yang karantina mandiri dan sebagaian dikarantina di rumah dinas Walikota Semarang yang berada di Manyaran.

BKM SASONO MULYO DAN BANKOM SEMPROT DISINFEKTAN DIKELURAHAN REJOMULYO SEMARANG TIMUR

Semarang, 22 Maret 2020  Virus Corona atau Covid-19 saat ini sangat mengkhawatirkan data  terakhir 21 Maret 2020 Pukul 14.34 WIB di Jawa Tengah ada 12 pasien positif terkena virus covid-19, 9 dirawat 3 rumah sakit RDUP Dr. Kariadi Semarang, 3 si RS Dr. Woewardi Solo, 1 di RS Tidar Magelang, dan 2 di RS Wongso Negoro Semarang dan tercatat 3 meninggal dunia.  Saat ini pemerintah kota Semarang sangat aktif dan bergerak cepat bersama forkompinda selalu koordinasi untuk membatasi penyebaran virus covid-19 atau Corona tersebut, dengan melakukan Penyemprotan di fasilitasi umum, membentuk relawan dan sampai pembatasan kegiatan kepada masyarakat.  Tentunya pemerintah tidak akan mampu menangani permasalahan tersebut sendiri. Untuk itu BKM Sasono Mulyo beralamat Kampung Pesaten Kelurahan Rejomulyo Semarang bekerja sama dengan Bankom Polrestabes Semarang melakukan Penyemprotan Disinfektan diwilayah Kelurahan Rejomulyo Semarang Timur juga pembagian hand Sanitizer

SAR Bankom Ikut Pencarian Vino 4 Tahun Korban Hanyut Saat Hujan.

SEMARANG - Sore hari wilayah Tembalang dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas lebat, info awal dari warga setempat ada anak hilang di kampung Baskoro tembalang, saat mainan hujan-hujanan di dekat rumahnya.  Setelah mendapat keterangan dari beberapa warga dan teman saat hujan-Hujanan serta dikuatkan keterangan tetangga yang melihat dari lantai 2 diselokan terlihat seperti boneka hanyut, setelah tetangga mengkroscek dirumah korban tidak ada, orang tua korban langsung cek anaknya juga tidak ada.  Dari keterangan tesebut disimpulkan bahwa anak atas nama Vinno Dwi Prasetyo, usia 4 tahun dengan alamat Tembalang RT. 2  RW.07   Kelurahan Tembalang anak dari Bapak Susilo dinyatan hilang dan dari Basarnas dan relawan memutuskan untuk membantu mencari survivor pada malam itu juga, sampai jam 23.00 Operasi pencarian ditutup dan dilanjutkan besok paginya.  Pada Senin (27/9/2021) sekitar jam 07.00 WIB Basarnas beserta relawan berkumpul untuk melakukan koor