Langsung ke konten utama

Bankom Bersama PT Dami Sariwana dan Nuansa Bening Bagi 700 Nasi Box

SEMARANG - Sabtu (9/10/2021) Bankom Polrestabes Semarang  kembali membagikan nasi box kepada masyarakat pada masa Pandemi yang sudah mulai turun level dan semoga segera selesai ini.
700 box nasi dibagikan pada Sabtu (9/10/2021) siang ini, dan nasi tersebut kerjasama antara Bankom dengan PT Dami Sariwana, Yayasan Emas Indonesia dan Nuansa Bening Food And Drink.

500 box diberikan oleh PT Dami Sariwana dan yang bekerjasama dengan Yayasan Emas Indonesia, dan 200 box donasi dari Nuansa Bening Food And Drink jl Gajahmada No 74-76 Semarang.
Selain menggandeng Muslimat NU dan Banser, kegiatan berbagi tersebut juga dihadiri Kompol Subekti mewakili Kasubdit Polmas Binmas Polda Jateng Dan Polsek Ngaliyan beserta jajaran Binmas Polsek Ngaliyan. 
Pembagian pada Sabtu ini dibagi ke tiga wilayah antara lain ;
- 250 box dibagikan diwilayah Timur kampung Bedug Kelurahan Rejomulyo
- 150 masker dan 250 box nasi dibagikan di Mayangsari Kecamatan Ngaliyan bersama Subdit Polmas Binmas Polda Jateng Dan Polsek Ngaliyan 
- 200 box nasi dibagikan di Kampung Panggung Irigasi Tugu bersama Muslimat NU dan Banser.
Agenda kegiatan ini akan terus berlanjut, dan pada kesempatan tersebut Bankom Bersama dengan PT Dami Sariwana dan Yayasan emas dan didukung dari beberapa yayasan dan perusahaan lain siap mendirikan dapur umum untuk antisipasi musim penghujan yang akan datang apabila terjadi banjir. (laporan) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bankom Bersama PMI Semprot Disinfektan Claster Baru. Di Sampangan , 25 Warga Positif Covid-19

SEMARANG –  Rabu Sore (21/4/2021) Bankom Kota Semarang Bersama dengan PMI Kota Semarang, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Kelurahan Sampangan melakukan koordinasi dengan semua element yang ada di Kelurahan Sampangan, termasuk tim Satgas covid-19 guna Penyemprotan disinfektan meminimalisir penyebaran covid-19 dilingkungan RT.12 RW.1 Kelurahan Sampangan Gajahmungkur Semarang. RT 12 RW.1 Kelurahan Sampangan menjadi Claster baru penyebaran covid-19 setelah ada salah satu orang tua  warga yang meninggal diwilayah Magelang. Tak kurang 25 warga RT.12 RW.1 positif Covid-19, saat ini ke 25 warga tersebut ada yang karantina mandiri dan sebagaian dikarantina di rumah dinas Walikota Semarang yang berada di Manyaran.

BKM SASONO MULYO DAN BANKOM SEMPROT DISINFEKTAN DIKELURAHAN REJOMULYO SEMARANG TIMUR

Semarang, 22 Maret 2020  Virus Corona atau Covid-19 saat ini sangat mengkhawatirkan data  terakhir 21 Maret 2020 Pukul 14.34 WIB di Jawa Tengah ada 12 pasien positif terkena virus covid-19, 9 dirawat 3 rumah sakit RDUP Dr. Kariadi Semarang, 3 si RS Dr. Woewardi Solo, 1 di RS Tidar Magelang, dan 2 di RS Wongso Negoro Semarang dan tercatat 3 meninggal dunia.  Saat ini pemerintah kota Semarang sangat aktif dan bergerak cepat bersama forkompinda selalu koordinasi untuk membatasi penyebaran virus covid-19 atau Corona tersebut, dengan melakukan Penyemprotan di fasilitasi umum, membentuk relawan dan sampai pembatasan kegiatan kepada masyarakat.  Tentunya pemerintah tidak akan mampu menangani permasalahan tersebut sendiri. Untuk itu BKM Sasono Mulyo beralamat Kampung Pesaten Kelurahan Rejomulyo Semarang bekerja sama dengan Bankom Polrestabes Semarang melakukan Penyemprotan Disinfektan diwilayah Kelurahan Rejomulyo Semarang Timur juga pembagian hand Sanitizer

SAR Bankom Ikut Pencarian Vino 4 Tahun Korban Hanyut Saat Hujan.

SEMARANG - Sore hari wilayah Tembalang dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas lebat, info awal dari warga setempat ada anak hilang di kampung Baskoro tembalang, saat mainan hujan-hujanan di dekat rumahnya.  Setelah mendapat keterangan dari beberapa warga dan teman saat hujan-Hujanan serta dikuatkan keterangan tetangga yang melihat dari lantai 2 diselokan terlihat seperti boneka hanyut, setelah tetangga mengkroscek dirumah korban tidak ada, orang tua korban langsung cek anaknya juga tidak ada.  Dari keterangan tesebut disimpulkan bahwa anak atas nama Vinno Dwi Prasetyo, usia 4 tahun dengan alamat Tembalang RT. 2  RW.07   Kelurahan Tembalang anak dari Bapak Susilo dinyatan hilang dan dari Basarnas dan relawan memutuskan untuk membantu mencari survivor pada malam itu juga, sampai jam 23.00 Operasi pencarian ditutup dan dilanjutkan besok paginya.  Pada Senin (27/9/2021) sekitar jam 07.00 WIB Basarnas beserta relawan berkumpul untuk melakukan koor