Langsung ke konten utama

FKSB UNDANG ORMAS KOTA SEMARANG DIALOG KEBANGSAAN BANGUN KOMUNIKASI BERBANGSA DAN BERNEGARA.

SEMARANG - Kamis (16/9/2021) FKSB (Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu) dan Kesbangpol  mengundang ada sekitar 30 Ormas yang ada di Kota Semarang dengan jumlah peserta kurang lebih 90 personil, kegiatan FGD berada di aula RS Roemani lantai 3 Jl. Wonodri Baru Semarang. Agenda Forum Gruop Discision atau dialog Kebangsaan kali ini dengan tema "Membangun Komunikasi Berbangsa dan Bernegara Untuk Indonesia". 

Acara dibuka oleh Kepala Badan Kesbangpol Abdul Haris, SH. MM, dan Ada beberapa tokoh yang hadir sebagai narasumber antara lain
Ketua Pengerak PKK Kota Semarang Tia Hendrar Prihadi, Tokoh Agama Habib Muhammad bin Farid Al Muthohar, Ketua IJTI Kota Semarang Dr Teguh Hadi Prayitno,MH.MSi, 
30 ormas yang  hadir Acara FGD Kebangsaan FKSB dengan Kesbangpol Kota Semarang  
1. PD Muhammadiyah 
2. PCNU 
3. LDII 3
4. FKPPI  
5. Lindu aji 
6. Pemuda Pancasila  
7. LSM RIAK 
10. P3BS 
11. IPI 
12. PAPDA  
13. Hipakad 
14. PPM  
15. PMII 
16. HMI 
17. Muslimat NU 
18. PD Aisyiah 
19  PSHT 
20 KAMMI 
21 Pemuda Katolik 
22. PGRI 
23. Pemuda Muhammadiyah
24. LCKI 
25. AWPI 
26. Ansor Kota Semarang 
27. GPM 
28. Lsm Geram 
29. Garda Nasional 
30 Bankom Kota Semarang
Kegiatan diskusi berjalan lancar dari awal sampai akhir kegiatan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bankom Bersama PMI Semprot Disinfektan Claster Baru. Di Sampangan , 25 Warga Positif Covid-19

SEMARANG –  Rabu Sore (21/4/2021) Bankom Kota Semarang Bersama dengan PMI Kota Semarang, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Kelurahan Sampangan melakukan koordinasi dengan semua element yang ada di Kelurahan Sampangan, termasuk tim Satgas covid-19 guna Penyemprotan disinfektan meminimalisir penyebaran covid-19 dilingkungan RT.12 RW.1 Kelurahan Sampangan Gajahmungkur Semarang. RT 12 RW.1 Kelurahan Sampangan menjadi Claster baru penyebaran covid-19 setelah ada salah satu orang tua  warga yang meninggal diwilayah Magelang. Tak kurang 25 warga RT.12 RW.1 positif Covid-19, saat ini ke 25 warga tersebut ada yang karantina mandiri dan sebagaian dikarantina di rumah dinas Walikota Semarang yang berada di Manyaran.

BKM SASONO MULYO DAN BANKOM SEMPROT DISINFEKTAN DIKELURAHAN REJOMULYO SEMARANG TIMUR

Semarang, 22 Maret 2020  Virus Corona atau Covid-19 saat ini sangat mengkhawatirkan data  terakhir 21 Maret 2020 Pukul 14.34 WIB di Jawa Tengah ada 12 pasien positif terkena virus covid-19, 9 dirawat 3 rumah sakit RDUP Dr. Kariadi Semarang, 3 si RS Dr. Woewardi Solo, 1 di RS Tidar Magelang, dan 2 di RS Wongso Negoro Semarang dan tercatat 3 meninggal dunia.  Saat ini pemerintah kota Semarang sangat aktif dan bergerak cepat bersama forkompinda selalu koordinasi untuk membatasi penyebaran virus covid-19 atau Corona tersebut, dengan melakukan Penyemprotan di fasilitasi umum, membentuk relawan dan sampai pembatasan kegiatan kepada masyarakat.  Tentunya pemerintah tidak akan mampu menangani permasalahan tersebut sendiri. Untuk itu BKM Sasono Mulyo beralamat Kampung Pesaten Kelurahan Rejomulyo Semarang bekerja sama dengan Bankom Polrestabes Semarang melakukan Penyemprotan Disinfektan diwilayah Kelurahan Rejomulyo Semarang Timur juga pembagian hand Sanitizer

SAR Bankom Ikut Pencarian Vino 4 Tahun Korban Hanyut Saat Hujan.

SEMARANG - Sore hari wilayah Tembalang dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas lebat, info awal dari warga setempat ada anak hilang di kampung Baskoro tembalang, saat mainan hujan-hujanan di dekat rumahnya.  Setelah mendapat keterangan dari beberapa warga dan teman saat hujan-Hujanan serta dikuatkan keterangan tetangga yang melihat dari lantai 2 diselokan terlihat seperti boneka hanyut, setelah tetangga mengkroscek dirumah korban tidak ada, orang tua korban langsung cek anaknya juga tidak ada.  Dari keterangan tesebut disimpulkan bahwa anak atas nama Vinno Dwi Prasetyo, usia 4 tahun dengan alamat Tembalang RT. 2  RW.07   Kelurahan Tembalang anak dari Bapak Susilo dinyatan hilang dan dari Basarnas dan relawan memutuskan untuk membantu mencari survivor pada malam itu juga, sampai jam 23.00 Operasi pencarian ditutup dan dilanjutkan besok paginya.  Pada Senin (27/9/2021) sekitar jam 07.00 WIB Basarnas beserta relawan berkumpul untuk melakukan koor