Langsung ke konten utama

PERSIAPAN PAM LEBARAN 2021, BANKOM KOORDINASI ANTISIPASI GANGGUAN KAMTIBMAS SELAMA IDUL FITRI

SEMARANG - Bulan Ramdhan sudah berjalan lebih dari setengah artinya Hari Raya Idul Fitri 1442 hampir tiba. Dalam kondisi pandemi covid-19 ini pemerintah melarang adanya mudik guna meminimalisir penyebaran covid-19.

Tidak menutup mata panjangnya masa pandemi covid-19 ini dan banyaknya dampak yang ditimbulkan, terutama di sektor ekonomi, banyaknya usaha yang tidak kuat bertahan, terjadinya PHK masal, dan ada juga WFH (Work From Home), efeknya banyaknya pengangguran dan meningkatnya angka kemiskinan. Hal tersebut salah satu pemicu angka krininalitas meningkat.

Rabu (28/4/2021) bertempat di Warung Makan Sate Salatiga Mak Wen jl Indraprasta no.164 Semarang, Bankom mengadakan koordinasi internal, Karena protokol kesehatan dan pembatasan jumlah dalam kegiatan, pengurus Bankom mengundang masing-masing dari Ketua Korwil dan empat anggotanya guna melakukan koordinasi dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri tahun 2021.

Dalam pembahasan kali ini Pengurus dan lima Korwil fokus pada antisipasi ganggu Kamtibmas, 3C (Curas, Curat dan Curanmor) dan antisipasi terhadap Penyebaran virus covid-19 pada kegiatan masyarakat saat Hari Raya Idul Fitri. 

Hadir Kasat Binmas Polrestabes Semarang , Kasat Intel Polrestabes Semarang dan Kapolsek Semarang Tengah memberikan arahan saat pelaksanaan kegiatan PAM LEBARAN 2021. Bamkom juga ikut bergabung dengan Polrestabes Semarang untuk membantu pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2021 dan membantu PPKM yang sudah ditetapkan Pemerintah Kota Semarang melalui Perwali. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bankom Bersama PMI Semprot Disinfektan Claster Baru. Di Sampangan , 25 Warga Positif Covid-19

SEMARANG –  Rabu Sore (21/4/2021) Bankom Kota Semarang Bersama dengan PMI Kota Semarang, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Kelurahan Sampangan melakukan koordinasi dengan semua element yang ada di Kelurahan Sampangan, termasuk tim Satgas covid-19 guna Penyemprotan disinfektan meminimalisir penyebaran covid-19 dilingkungan RT.12 RW.1 Kelurahan Sampangan Gajahmungkur Semarang. RT 12 RW.1 Kelurahan Sampangan menjadi Claster baru penyebaran covid-19 setelah ada salah satu orang tua  warga yang meninggal diwilayah Magelang. Tak kurang 25 warga RT.12 RW.1 positif Covid-19, saat ini ke 25 warga tersebut ada yang karantina mandiri dan sebagaian dikarantina di rumah dinas Walikota Semarang yang berada di Manyaran.

BKM SASONO MULYO DAN BANKOM SEMPROT DISINFEKTAN DIKELURAHAN REJOMULYO SEMARANG TIMUR

Semarang, 22 Maret 2020  Virus Corona atau Covid-19 saat ini sangat mengkhawatirkan data  terakhir 21 Maret 2020 Pukul 14.34 WIB di Jawa Tengah ada 12 pasien positif terkena virus covid-19, 9 dirawat 3 rumah sakit RDUP Dr. Kariadi Semarang, 3 si RS Dr. Woewardi Solo, 1 di RS Tidar Magelang, dan 2 di RS Wongso Negoro Semarang dan tercatat 3 meninggal dunia.  Saat ini pemerintah kota Semarang sangat aktif dan bergerak cepat bersama forkompinda selalu koordinasi untuk membatasi penyebaran virus covid-19 atau Corona tersebut, dengan melakukan Penyemprotan di fasilitasi umum, membentuk relawan dan sampai pembatasan kegiatan kepada masyarakat.  Tentunya pemerintah tidak akan mampu menangani permasalahan tersebut sendiri. Untuk itu BKM Sasono Mulyo beralamat Kampung Pesaten Kelurahan Rejomulyo Semarang bekerja sama dengan Bankom Polrestabes Semarang melakukan Penyemprotan Disinfektan diwilayah Kelurahan Rejomulyo Semarang Timur juga pembagian hand Sanitizer

2.000 Relawan Semarang Raya Jadi Agen Perubahan Prilaku Masa Pandemi Covid-19

Bankom Polrestabes Semarang, SEMARANG - Badan Penanggulan Bencana Nasional (PNBP) bekerja sama dengan BPBD Propinsi Jawa Tengah dan BPBD Kota Semarang memberikan pelatihan dan menjadi agen perubahan prilaku dimasa pandemi Covid-19 yang dilaksanakan mulai 11-25 November 2020. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana  (BNPB) bekerjasama dengan Badan Penanggulan Bencana Daerah Jawa Tengah berlokasi di Gedung Kampus FIS UNNES Semarang.  Dari pelatihan ini diharap relawan dapat ikut mensosialisasikan atau mengkampanyekan pola hidup sehat, disiplin protokol kesehatan dilingkungan masing-masing. Bankom mengirimkan 3 personil dari masing-masing Kecamatan yang ada di Kota Semarang.