Langsung ke konten utama

Bankom Dibekali Restorativea Justice Polrestabes Semarang

Semarang, Sabtu 8 Sept 2018
Polrestabes Semarang membekali konsep restorative justice (keadilan pemulihan-red) kepada anggota Bantuan Komunikasi (Bankom) Polrestabes Semarang dalam pertemuan rutin di gedung BP Saptamarga II Semarang Barat, Sabtu (8/9).

Dalam kesempatan itu Kanit Bin Polmas Iptu Purnoto memberikan pembekalan dan memaparkan konsep restorative justice sebagai alternatif penanganan tindak pidana di masyarakat tanpa harus melalui proses hukum tertentu. Hampir keseluruhan materi restorative justice diulas dalam pertemuan itu.

“Proses memulihkan kembali hubungan masyarakat yang didasarkan kesepakatan bersama antara korban dan pelaku dengan musyawarah setelah kedua belah pihak bisa berdamai adalah jalan alternatif terbaik,” tuturnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kanit Binmas Polsek Semarang Barat AKP Manurung yang mengungkapkan berbagai perkembangan terkini. Ia mengajak seluruh anggota Bantuan Komunikasi Polrestabes Semarang turut serta menyukseskan Pilpres 2019 yang bebas dari hoax, provokasi, isu Sara, ujaran kebencian serta aksi terorisme.

“Agar tercipta Pilpres yang aman, damai dan nyaman,” ujarnya.

Seluruh yang hadir mengucapkan Deklarasi Pilpres 2019 Aman Damai dan Nyaman disertai teriakan yel-yel "Indonesia Bisa” serempak.

Sedangkan sesi tanya jawab diwarnai dengan berbagai pembahasan masalah bidang kamtibmas dan cara penyelesaianya. Ketua Bantuan Komunikasi Polrestabes Semarang, Giri Purdianto sangat berterima kasih atas pembekalan ilmu yang diberikan dari jajaran Kepolisian ke anggotanya. (Oman Bjg.C.3.1)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bankom Bersama PMI Semprot Disinfektan Claster Baru. Di Sampangan , 25 Warga Positif Covid-19

SEMARANG –  Rabu Sore (21/4/2021) Bankom Kota Semarang Bersama dengan PMI Kota Semarang, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Kelurahan Sampangan melakukan koordinasi dengan semua element yang ada di Kelurahan Sampangan, termasuk tim Satgas covid-19 guna Penyemprotan disinfektan meminimalisir penyebaran covid-19 dilingkungan RT.12 RW.1 Kelurahan Sampangan Gajahmungkur Semarang. RT 12 RW.1 Kelurahan Sampangan menjadi Claster baru penyebaran covid-19 setelah ada salah satu orang tua  warga yang meninggal diwilayah Magelang. Tak kurang 25 warga RT.12 RW.1 positif Covid-19, saat ini ke 25 warga tersebut ada yang karantina mandiri dan sebagaian dikarantina di rumah dinas Walikota Semarang yang berada di Manyaran.

BKM SASONO MULYO DAN BANKOM SEMPROT DISINFEKTAN DIKELURAHAN REJOMULYO SEMARANG TIMUR

Semarang, 22 Maret 2020  Virus Corona atau Covid-19 saat ini sangat mengkhawatirkan data  terakhir 21 Maret 2020 Pukul 14.34 WIB di Jawa Tengah ada 12 pasien positif terkena virus covid-19, 9 dirawat 3 rumah sakit RDUP Dr. Kariadi Semarang, 3 si RS Dr. Woewardi Solo, 1 di RS Tidar Magelang, dan 2 di RS Wongso Negoro Semarang dan tercatat 3 meninggal dunia.  Saat ini pemerintah kota Semarang sangat aktif dan bergerak cepat bersama forkompinda selalu koordinasi untuk membatasi penyebaran virus covid-19 atau Corona tersebut, dengan melakukan Penyemprotan di fasilitasi umum, membentuk relawan dan sampai pembatasan kegiatan kepada masyarakat.  Tentunya pemerintah tidak akan mampu menangani permasalahan tersebut sendiri. Untuk itu BKM Sasono Mulyo beralamat Kampung Pesaten Kelurahan Rejomulyo Semarang bekerja sama dengan Bankom Polrestabes Semarang melakukan Penyemprotan Disinfektan diwilayah Kelurahan Rejomulyo Semarang Timur juga pembagian hand Sanitizer

2.000 Relawan Semarang Raya Jadi Agen Perubahan Prilaku Masa Pandemi Covid-19

Bankom Polrestabes Semarang, SEMARANG - Badan Penanggulan Bencana Nasional (PNBP) bekerja sama dengan BPBD Propinsi Jawa Tengah dan BPBD Kota Semarang memberikan pelatihan dan menjadi agen perubahan prilaku dimasa pandemi Covid-19 yang dilaksanakan mulai 11-25 November 2020. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana  (BNPB) bekerjasama dengan Badan Penanggulan Bencana Daerah Jawa Tengah berlokasi di Gedung Kampus FIS UNNES Semarang.  Dari pelatihan ini diharap relawan dapat ikut mensosialisasikan atau mengkampanyekan pola hidup sehat, disiplin protokol kesehatan dilingkungan masing-masing. Bankom mengirimkan 3 personil dari masing-masing Kecamatan yang ada di Kota Semarang.