Langsung ke konten utama

CUACA EXTREME KOTA SEMARANG

Semarang 14/1/2020. 
Secara geografis Semarang merupakan daerah yang lengkap dengan adanya daerah dataran tinggi dan daerah pantai atau pesisir. Saat ini curah hujan yang kadang besar dan disertai dengan angin kencang, juga rentannya daerah longsor yang ada dikota Semarang. Semisal daerah Candisari, Gajahmungkur dan Gunungpati merupakan daerah yang sangat rawan dengan longsor, sedangkan daerah bawah rawan dengan banjir. Dan hampir semua wilayah rawan dengan pohon tumbang saat hujan lebat turun, sehingga warga Kota Semarang harus perlu berhati-hati menghadapi musim penghujan tahun ini, apalagi tahun 2020 ini merupakan musim extreme, pemerintah kota Semarang yang sangat responsif dalam penanganan semua bencana dikota tersebut, pengkontrolan titik-titik pompa secara rutin akan sangat meminimalisir genangan air dikota ini. 
"Sangat perlu diperhatikan bagi masyarakat saat melintas ketika hujan lebat, hindari pohon besar, baliho besar saat berteduh, cari tempat aman seperti emperan toko atau warung, rumah untuk berteduh, untuk menghindari pohon tumbang, baliho roboh dam lain sebagainya." Terang Budi Cahyono Ketua 2 Bankom Polrestabes Semarang saat ditemui di sekretariatan jlm Sompok lama 272.C Semarang. (Oman.Bjg.C.3.1) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bankom Bersama PMI Semprot Disinfektan Claster Baru. Di Sampangan , 25 Warga Positif Covid-19

SEMARANG –  Rabu Sore (21/4/2021) Bankom Kota Semarang Bersama dengan PMI Kota Semarang, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Kelurahan Sampangan melakukan koordinasi dengan semua element yang ada di Kelurahan Sampangan, termasuk tim Satgas covid-19 guna Penyemprotan disinfektan meminimalisir penyebaran covid-19 dilingkungan RT.12 RW.1 Kelurahan Sampangan Gajahmungkur Semarang. RT 12 RW.1 Kelurahan Sampangan menjadi Claster baru penyebaran covid-19 setelah ada salah satu orang tua  warga yang meninggal diwilayah Magelang. Tak kurang 25 warga RT.12 RW.1 positif Covid-19, saat ini ke 25 warga tersebut ada yang karantina mandiri dan sebagaian dikarantina di rumah dinas Walikota Semarang yang berada di Manyaran.

BKM SASONO MULYO DAN BANKOM SEMPROT DISINFEKTAN DIKELURAHAN REJOMULYO SEMARANG TIMUR

Semarang, 22 Maret 2020  Virus Corona atau Covid-19 saat ini sangat mengkhawatirkan data  terakhir 21 Maret 2020 Pukul 14.34 WIB di Jawa Tengah ada 12 pasien positif terkena virus covid-19, 9 dirawat 3 rumah sakit RDUP Dr. Kariadi Semarang, 3 si RS Dr. Woewardi Solo, 1 di RS Tidar Magelang, dan 2 di RS Wongso Negoro Semarang dan tercatat 3 meninggal dunia.  Saat ini pemerintah kota Semarang sangat aktif dan bergerak cepat bersama forkompinda selalu koordinasi untuk membatasi penyebaran virus covid-19 atau Corona tersebut, dengan melakukan Penyemprotan di fasilitasi umum, membentuk relawan dan sampai pembatasan kegiatan kepada masyarakat.  Tentunya pemerintah tidak akan mampu menangani permasalahan tersebut sendiri. Untuk itu BKM Sasono Mulyo beralamat Kampung Pesaten Kelurahan Rejomulyo Semarang bekerja sama dengan Bankom Polrestabes Semarang melakukan Penyemprotan Disinfektan diwilayah Kelurahan Rejomulyo Semarang Timur juga pembagian hand Sanitizer

2.000 Relawan Semarang Raya Jadi Agen Perubahan Prilaku Masa Pandemi Covid-19

Bankom Polrestabes Semarang, SEMARANG - Badan Penanggulan Bencana Nasional (PNBP) bekerja sama dengan BPBD Propinsi Jawa Tengah dan BPBD Kota Semarang memberikan pelatihan dan menjadi agen perubahan prilaku dimasa pandemi Covid-19 yang dilaksanakan mulai 11-25 November 2020. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana  (BNPB) bekerjasama dengan Badan Penanggulan Bencana Daerah Jawa Tengah berlokasi di Gedung Kampus FIS UNNES Semarang.  Dari pelatihan ini diharap relawan dapat ikut mensosialisasikan atau mengkampanyekan pola hidup sehat, disiplin protokol kesehatan dilingkungan masing-masing. Bankom mengirimkan 3 personil dari masing-masing Kecamatan yang ada di Kota Semarang.