Langsung ke konten utama

RESMI SUNAN KUNING DITUTUP




Semarang, Balai Resosialisasi Argorejo Kalibanteng berlokasi di jalan Lebdosari Kali Banteng Timur Kota Semarang. Semua penghuni atau para wanita pekerja seks (WPS) yang berjumlah 448 orang akan menerima santunan sekitar lima juta Rupiah per warga binaan, hari ini (18/10/2019) sekitar jam 09.00 WIB, secara ceremonial komplek prostitutsi tersebut ditutup dipimpin langsung oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi dan sekaligus secara simbolis membuka tirai bertuliskan "Wilayah Argorejo (SK) kawasan bebas prostitutsi" para pekerja sek komersial tersebut dikumpulkan untuk  menerima tali asih atau bantuan sosial dari Dinas Sosial Kota Semarang juga sekaligus secara resmi bahwa Sunan Kuning sebagai komplek prostitutsi terbesar di jawa ini resmi ditutup. Dengan Perda Nomor 5 Tahun 2017 tentang ketertiban umum sebagai dasar penutupan komplek prostitutsi tersebut, setelah itu pemerintah menyediakan armada transportasi mengantar para pekerja sek tersebut untuk diantar alamat mereka atau akan pulang sendiri-sendiri. " ada 448, ada 2 hal pesan dari saya, buat yg luar kota setelah pulang kewilayah untuk bisa memikirkan dan melakukan aktifitas lebih baik dan lebih sehat walau pendapatan lebih kecil asal dilakukan dengan penuh ikhlas dan mulai dari nol yang penting halal, dan yang tinggal disemarang lakukan hal yang serupa tapi anda masih punya kemungkinan-kemungkinan para WPS memanfaatkan fasilitas dari pemerintah Kota Semarang, pelatihan-pelatihan dan lain-lain, setelah saya data tempat karaoke ada 177 menghilangkan begitu saja tempat tersebut yang menghidupi banyak warga sekitar, itu perlu tenaga ekstra, maka saya memberi waktu pada pemilik karaoke untuk mengurus perizinan selama 1 tahun dan jangan ada prostitutusi" jelas Hendy Walikota Semarang disela-sela acara ceremonial tersebut.
Selain instansi Pemerintah yang berkompetain dengan penutupan komplek prostitutsi tersebut, juga dilibatkan beberapa element organisasi masyarakat yang ada di kota Semarang untuk hadir pada acara tersebut antara lain Bankom Polrestabes Semarang,  Ansor kota Semarang ,Pemuda Muhammadiyah, FKPPI Kota Semarang, PP kota semarang, PPM, Hizbul Wathon, LDII, Geram, GAPURA, RIAK.  Adapun tempat hiburan karaoke non sek masih dipersilahkan beroperasi. (Oman.Bjg.C.3.1)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bankom Bersama PMI Semprot Disinfektan Claster Baru. Di Sampangan , 25 Warga Positif Covid-19

SEMARANG –  Rabu Sore (21/4/2021) Bankom Kota Semarang Bersama dengan PMI Kota Semarang, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Kelurahan Sampangan melakukan koordinasi dengan semua element yang ada di Kelurahan Sampangan, termasuk tim Satgas covid-19 guna Penyemprotan disinfektan meminimalisir penyebaran covid-19 dilingkungan RT.12 RW.1 Kelurahan Sampangan Gajahmungkur Semarang. RT 12 RW.1 Kelurahan Sampangan menjadi Claster baru penyebaran covid-19 setelah ada salah satu orang tua  warga yang meninggal diwilayah Magelang. Tak kurang 25 warga RT.12 RW.1 positif Covid-19, saat ini ke 25 warga tersebut ada yang karantina mandiri dan sebagaian dikarantina di rumah dinas Walikota Semarang yang berada di Manyaran.

BKM SASONO MULYO DAN BANKOM SEMPROT DISINFEKTAN DIKELURAHAN REJOMULYO SEMARANG TIMUR

Semarang, 22 Maret 2020  Virus Corona atau Covid-19 saat ini sangat mengkhawatirkan data  terakhir 21 Maret 2020 Pukul 14.34 WIB di Jawa Tengah ada 12 pasien positif terkena virus covid-19, 9 dirawat 3 rumah sakit RDUP Dr. Kariadi Semarang, 3 si RS Dr. Woewardi Solo, 1 di RS Tidar Magelang, dan 2 di RS Wongso Negoro Semarang dan tercatat 3 meninggal dunia.  Saat ini pemerintah kota Semarang sangat aktif dan bergerak cepat bersama forkompinda selalu koordinasi untuk membatasi penyebaran virus covid-19 atau Corona tersebut, dengan melakukan Penyemprotan di fasilitasi umum, membentuk relawan dan sampai pembatasan kegiatan kepada masyarakat.  Tentunya pemerintah tidak akan mampu menangani permasalahan tersebut sendiri. Untuk itu BKM Sasono Mulyo beralamat Kampung Pesaten Kelurahan Rejomulyo Semarang bekerja sama dengan Bankom Polrestabes Semarang melakukan Penyemprotan Disinfektan diwilayah Kelurahan Rejomulyo Semarang Timur juga pembagian hand Sanitizer

2.000 Relawan Semarang Raya Jadi Agen Perubahan Prilaku Masa Pandemi Covid-19

Bankom Polrestabes Semarang, SEMARANG - Badan Penanggulan Bencana Nasional (PNBP) bekerja sama dengan BPBD Propinsi Jawa Tengah dan BPBD Kota Semarang memberikan pelatihan dan menjadi agen perubahan prilaku dimasa pandemi Covid-19 yang dilaksanakan mulai 11-25 November 2020. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana  (BNPB) bekerjasama dengan Badan Penanggulan Bencana Daerah Jawa Tengah berlokasi di Gedung Kampus FIS UNNES Semarang.  Dari pelatihan ini diharap relawan dapat ikut mensosialisasikan atau mengkampanyekan pola hidup sehat, disiplin protokol kesehatan dilingkungan masing-masing. Bankom mengirimkan 3 personil dari masing-masing Kecamatan yang ada di Kota Semarang.