Langsung ke konten utama

Pos Mudik Lintas Komunitas Kota Semarang Antisipasi Mobil Mogok Di Tanjakan Gombel Lama

Semarang, 9/6/2018 
Sering terjadinya ketersendatan arus lalu lintas di tanjakan Gombel Lama, sangat potensial terjadinya kemacetan dan mogoknya mobil dikarenakan kapas kopling habis terbakar atau yang lainnya, sehingga menimbulkan kemacetan yang luar biasa dan terjadinya mogoknya mobil yang lain dibelakangnya. Untuk itu RESOPALA dan IOF Pengcab Semarang beeinisiasi mendirikan Pos Mudik di daerah tersebut. 
Pos Mudik tersebut berdiri pertama kali lebaran tahun 2016
"Kami mencermati bahwa jalur Gombel adalah akses utama ke Utara selain jalan tol. Dan seringkali terjadi ketersendatan lantas dan terjadi nya laka. Untuk itu kami memposisikan diri untuk  membantu sesuai kondisi.
Harapan kami, Akses Gombel menjadi lancar,pemudik bisa rehat dengan nyaman disaat motor atau mobilnya bermasalah. Kemacetan yang diakibatkan arus dan laka bisa segera terurai sehingga tidak terjadi ketersendatan di belakangnya. 
Kami merangkul semua Komunitas di Semarang dan sekitarnya serta dinas-dinas terkait bersama nyengkuyung berbuat untuk kemanusiaan" terang Mbah Rimba orang sering memanggilnya, yaitu aktivis nyentrik dengan tutup syal dikepalanya. 
Untuk kali ini ada 20 komunitas yang personilnya terlibat, namun tidak menutup kemungkinan yg lain ikut gabung.Posko LINKOM GOMBEL, di buka tgl. 7 s/d 14 Juni 2018 untuk posko mudik lebaran tahun ini kita bekerja sama dan di suport oleh BPBD Kota Semarang, adapun team Panitia motorik RESOPALA, KPG, BANKOM POLRESTABES SEMARANG, RAPI, MIK SIGAP, dan DASAPALA.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bankom Bersama PMI Semprot Disinfektan Claster Baru. Di Sampangan , 25 Warga Positif Covid-19

SEMARANG –  Rabu Sore (21/4/2021) Bankom Kota Semarang Bersama dengan PMI Kota Semarang, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Kelurahan Sampangan melakukan koordinasi dengan semua element yang ada di Kelurahan Sampangan, termasuk tim Satgas covid-19 guna Penyemprotan disinfektan meminimalisir penyebaran covid-19 dilingkungan RT.12 RW.1 Kelurahan Sampangan Gajahmungkur Semarang. RT 12 RW.1 Kelurahan Sampangan menjadi Claster baru penyebaran covid-19 setelah ada salah satu orang tua  warga yang meninggal diwilayah Magelang. Tak kurang 25 warga RT.12 RW.1 positif Covid-19, saat ini ke 25 warga tersebut ada yang karantina mandiri dan sebagaian dikarantina di rumah dinas Walikota Semarang yang berada di Manyaran.

BKM SASONO MULYO DAN BANKOM SEMPROT DISINFEKTAN DIKELURAHAN REJOMULYO SEMARANG TIMUR

Semarang, 22 Maret 2020  Virus Corona atau Covid-19 saat ini sangat mengkhawatirkan data  terakhir 21 Maret 2020 Pukul 14.34 WIB di Jawa Tengah ada 12 pasien positif terkena virus covid-19, 9 dirawat 3 rumah sakit RDUP Dr. Kariadi Semarang, 3 si RS Dr. Woewardi Solo, 1 di RS Tidar Magelang, dan 2 di RS Wongso Negoro Semarang dan tercatat 3 meninggal dunia.  Saat ini pemerintah kota Semarang sangat aktif dan bergerak cepat bersama forkompinda selalu koordinasi untuk membatasi penyebaran virus covid-19 atau Corona tersebut, dengan melakukan Penyemprotan di fasilitasi umum, membentuk relawan dan sampai pembatasan kegiatan kepada masyarakat.  Tentunya pemerintah tidak akan mampu menangani permasalahan tersebut sendiri. Untuk itu BKM Sasono Mulyo beralamat Kampung Pesaten Kelurahan Rejomulyo Semarang bekerja sama dengan Bankom Polrestabes Semarang melakukan Penyemprotan Disinfektan diwilayah Kelurahan Rejomulyo Semarang Timur juga pembagian hand Sanitizer

2.000 Relawan Semarang Raya Jadi Agen Perubahan Prilaku Masa Pandemi Covid-19

Bankom Polrestabes Semarang, SEMARANG - Badan Penanggulan Bencana Nasional (PNBP) bekerja sama dengan BPBD Propinsi Jawa Tengah dan BPBD Kota Semarang memberikan pelatihan dan menjadi agen perubahan prilaku dimasa pandemi Covid-19 yang dilaksanakan mulai 11-25 November 2020. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana  (BNPB) bekerjasama dengan Badan Penanggulan Bencana Daerah Jawa Tengah berlokasi di Gedung Kampus FIS UNNES Semarang.  Dari pelatihan ini diharap relawan dapat ikut mensosialisasikan atau mengkampanyekan pola hidup sehat, disiplin protokol kesehatan dilingkungan masing-masing. Bankom mengirimkan 3 personil dari masing-masing Kecamatan yang ada di Kota Semarang.