Langsung ke konten utama

Pengamanan Orang Gila oleh Jajaran Polsek Gajahm

*POLSEK GAJAHMUNGKUR*

Selamat siang
komandan , mohon ijin melaporkan :

A.  Pada pada hari Kamis tanggal 01 Maret  2018 sekitar pukul 10.00 wib sampai dengan selesai  telah mengamankan dua orang tidak membawa identitas  ( orang gila ) di taman Jl. Kelud Raya Kel. Petompon Kec. Gajahmungkur Kota Semarang dan di depan pos Lantas Akpol Semarang .

B.  *Kronologis :*
Pada waktu dan tempat tersebut di atas Polsek Gajahmungkur melaksanakan kegiatan Rasia Orang Gila diwilayahnya hukum Polsek Gajahmungkur dengan memperoleh hasil :

1..   Mengamankan orang gila Mrs X di Taman Jl. Kelud Raya Kel.Gajahmungkur Kota Semarang orang gila tersebut tidak bisa diajak komunikasi selanjutnya langsung dikirim ke Dinsos  UPTD Panti Rehabilitasi Sosial “ Aming Jiwa “ Jl. Bringin Putih No 01 Ngaliyan Semarang .

2..   Mengamankan Orang Gila di depan Pos Lantas Akpol Semarang Orang Gila tersebut mengaku bernama Indah Purnama , Umur 38 tahun alamat Semarang, masih berada di Mapolsek Gajahmungkur selanjutnya akan diambil dan  diserahkan petugas dari Dinsos Kota Semarang .

C.   Yang melaksanakan Sprint Operasi Orang Gila tersebut  antara lain :

1.. Kanit Intelkam Polsek
     Gajahmungkur AKP  
     Widyo Sugiarto .
2.. Panit 1 Sabhara Iptu
     Ashari Sudarmanto.
3.. Panit 1 Reskrim Ipda
     Panuwun .
4.. Ipda Kasdi Kasdan
     Bhabinkamtibmas
     Gajahmungkur .
5.. Aiptu Sukiran
     Bhabinkamtibmas
     Bendungan
5.. Aiptu Kukuh
     Kasihumas .
6.  Aiptu Erwan Susetyo
     Unit Intelkam
7.  Aipda Budianto
     Sabhara .
8.  Petugas Dinsos Kota
     Semarang Hendra .

D.  *Tindakan yang di ambil :*
1. mengamankan orang
    gila tersebut di polsek
    Gajahmungkur
2. Menghubungi dinas
    sosial  tindakan
    pengamanan.
3. Mengantar Orang gila
    ke Dinas Sosial.

F.  Selama kegiatan operasi Orang Gila tersebut berjalan aman dan kondusif .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BANKOM IKUT PENCARIAN ANAK HANYUT USIA 9 TAHUN WARGA KARANGGAWANG

SEMARANG - Senin , 14 Februari 2022, Anggota SAR Gabungan Kota Semarang melakukan operasi pencarian anak hilang diduga hanyut saat bermain hujan-Hujanan di selokan atau kali kecil di lingkungan rumah tinggalnya, korban atas nama Michael Rafaello Borsaja, usia 9 Tahun. Kejadian awal jam 14.30 WIB korban bermain hujan-hujanan bersama 5 teman lainnya, korban terpeleset dan hanyut dikali depan rumah Bapak Pujiyanto jl. Karanggawang Baru RT.4 RW.7 Tandang  Kota Semarang pada Titik Koordinat : XFJ3+V66.  Pada pencarian ini 13 personil SAR BANKOM ikut gabung bersama potensi SAR lainnya.  Tim SAR Gabungan yang terdiri dari - BPBD Kota Semarang - Basarnas Kansar Semarang - Damkar Kota Semarang - SARDA JATENG - PMI Kota Semarang - MDMC - Polsek Tembalang - POSSI Kota Semarang - UKSA - 387 - TAGANA Kota Semarang - SAR MTA - RSH - TRAS - BANKOM Polrestabes - BAGANA - ACT - FPRS - SRITI - RESCUE SQUAD - RZ ( Rumah Zakat ) Penyusiran Terd

BANKOM PLOTING 180 ANGGOTA PADA NATARU 2021

SEMARANG  - Pada Peringatan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 kali ini masih ada beberapa aturan - aturan dan pembatasan yang dilakukan pemerintah Kota Semarang agar tetap terjaga dan antisipasi terjadinya penyebaran kembali covid-19 dan varian baru Omicron. Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2021 dilaksanakan Kamis, 23 Desember 2021 berlokasi di Jl. Pemuda Semarang depan balai kota Semarang, Bankom mengirim 20 anggotanya untuk ikut giat tersebut.  Pada Nataru ini Bankom bertugas selama sepuluh hari dari tanggal 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022, Bankom melekat kepada Polrestabes Semarang dalam Operasi Lilin Candi 2021 dan Kesbangpol Kota Semarang, 180 Anggotan Bankom terploting pada NATARU 2021 dengan rincian sebagai berikut : 1. KORWIL SELATAN  Total 31 Anggota Merapat ke Polsek : 1. Polsek Gajahmungkur 2. Polsek Semarang Selatan 3. Polsek Banyumanik 4. Polsek Candisari 5. Polsek Gunungpati 6. Mobilitas  PAM Gereja : 1. Santa Maria Fatima  2

Pertempuran 5 Hari Di Semarang

Minggu (14/10) Jalur menuju Tugu Muda sudah ditutup oleh Polisi sejak sore, Ruah tumpah masyarakat hadir untuk mengikuti prosesi acara peringatan tersebut. Para veteran atau pejuang tempo dulu juga terlihat hadir memenuhi kursi undangan. hanyut ketika rentetan senapan dan suara meriam menggelegar dari sudut gereja katedral Tugu Muda,seiring terbayang pertempuran kala itu oleh para pejuang Semarang melawan Jepang. Para pemuda-pemudi menampilkan drama pertempuran lima hari di Semarang di Tugumuda pada Minggu (14/10/18) Drama teatrikal itu sendiri dipentaskan untuk mengenang peristiwa bersejarah Pertempuran 5 Hari di Semarang, dimana saat itu terjadi dalam rentang waktu 14 Oktober hingga 19 Oktober 1945. tentara Jepang enggan menyerahkan senjatanya pasca Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 sehingga memicu perlawanan dari pemuda Kota Semarang. Dalam sejarah tersebut, salah satu peristiwa yang paling dikenal dan menjadi adalah gugurnya dr. Kariadi. Dimana peri